31 Istilah Dasar Investasi yang Perlu Diketahui Investor Pemula
Bidang-bidang tertentu seperti medis, teknik, atau keuangan punya istilah-istilah yang sering tidak diketahui orang awam. Salah mengerti, bisa salah membuat keputusan. Karena itu jika kamu sedang mendalami dunia investasi, tidak ada salahnya mempelajari istilah dasar investasi berikut ini.
Aset (Assets)
Sumber ekonomi, modal atau kekayaan dari seseorang atau perusahaan yang mempunyai nilai ekonomis. Aset ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi atau nilai lebih di masa depan.
Bearish
Kondisi bursa dimana harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan turun dalam periode yang cukup lama.
Bursa Saham
Dalam istilah tradisional, bursa saham adalah pasar dimana penjual dan beli saham bertemu. Istilah resminya adalah bursa efek. Di Indonesia, nama bursa sahamnya adalah Bursa Efek Indonesia (BEI).
Broker
Pialang saham atau broker adalah pihak yang mempunyai lisensi untuk melakukan jual beli saham. Broker bisa merujuk pada perseorangan atau suatu perusahaan. Dialah yang menjadi perantara perdagangan saham antara investor dan BEI.
Blue chip
Saham-saham unggulan dari perusahaan yang mempunyai reputasi baik dan mudah diperjualbelikan di bursa saham. Saham-saham ini peminatnya amat banyak. Contoh saham blue chip Indonesia adalah saham Unilever, Bank Mandiri, dan Astra.
Bullish
Kondisi bursa dimana harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan naik dalam periode yang cukup lama. Bullish merupakan kebalikan dari bearish.
Capital Gain
Selisih keuntungan yang didapatkan pada saat menjual saham dengan harga di atas harga beli.
Capital Loss
Kerugian yang timbul karena harga jual saham lebih rendah dari harga beli.
Company Listing
Pendaftaran efek perusahaan di bursa saham yang diperdagangkan.
Delisting
Penghapusan suatu efek dari daftar efek yang tercatat di bursa. Efek tersebut tidak dapat diperdagangkan di bursa, namun tetap dapat diperdagangkan di luar bursa. Status emiten tetap sebagai perusahaan publik atau perusahaan terbuka.
Dilusi
Penurunan persentase kepemilikan saham invester dari suatu perusahaan sebagai akibat penambahan saham baru yang beredar.
Diversifikasi
Cara berinvestasi dengan menanamkan uang pada lebih dari satu saham pilihan. Cara ini digunakan untuk mengurangi risiko.
Dividen
Keuntungan perusahaan yang didistribusikan kepada pemegang saham. Keuntungan ini dapat berupa kas atau saham.
Earning Per Share (EPS)
Laba bersih suatu perusahaan dibagi dengan jumlah seluruh saham yang beredar.
Efek
Efek adalah surat berharga, seperti surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kolektif kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif dari efek.
Emiten
Perusahaan yang menerbitkan dan menjual efek (saham atau obligasi) kepada masyarakat umum melalui penawaran umum.
Harga Nominal (Nilai Pari / Par Value)
Nilai yang ditetapkan perusahaan penerbit atau emiten untuk menilai setiap saham yang mereka terbitkan.
Harga Pasar (Market Value)
Harga jual dari investor yang satu dengan investor yang lain. Harga ini adalah harga terakhir yang dilaporkan saat saham terjual di bursa.
Harga Pembukaan (Open Price)
Harga atas suatu transaksi saham pada saat dimulainya jam bursa dan harga tersebut sesuai dengan permintaan penjual dan pembeli. Maka harga tersebut menjadi harga pasar pada saat terjadi transaksi.
Harga Penutupan (Close Price)
Harga terakhir atas suatu transaksi yang disepakati oleh penjual dan pembeli dan terjadi di akhir jam bursa. Harga tersebut menjadi harga pasar.
Harga Perdana
Harga pada waktu pertama kali suatu efek dikeluarkan atau ditawarkan kepada masyarakat sebelum saham tersebut dicatatkan ke bursa efPembukaan Bursa Efek Tokyo setelah libur akhir tahun. via emirates247.com
Harga Tertinggi / Terendah
Harga saham yang paling tinggi atau paling rendah terjadi pada satu hari bursa. Harga ini berhubungan dengan banyaknya permintaan dan persediaan. Dan harga kesepakatan antara penjual dan pembeli akan menjadi harga akhir.
Investasi
Kegiatan menanam dana atau modal dengan membeli saham dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang.
JATS
Jakarta Automated Trading System (JATS) adalah sistem perdagangan efek otomatis dengan menggunakan sarana komputer yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.
Lot
Satuan terkecil perdagangan saham di bursa. 1 Lot = 100 lembar.
Portofolio Investasi
Kumpulan beragam investasi yang dimiliki oleh individu atau perusahaan.
Rekening Giro
Simpanan dari nasabah perseorangan maupun badan usaha yang dipergunakan untuk transaksi di dunia usaha atau bisnis. Nasabah rekening ini akan mendapatkan laporan transaksi berupa rekening koran setiap bulannya.
Risiko Pasar
Suatu risiko yang timbul karena menurunnya nilai suatu investasi yang disebabkan oleh perubahan kondisi pasar, suku bunga, nilai tukar, atau nilai komoditas.
Saham
Sebuah bukti kepemilikan atau investasi seseorang dalam usaha perusahaan tersebut.
Stock Split
Satuan unit saham yang dipecah menjadi lebih dari satu. Jumlah saham beredar bertambah. Namun harga nilai saham per lembar lebih rendah.
Stock Reverse
Beberapa unit saham digabungkan menjadi satu. Jumlah saham beredar berkurang. Namun harga saham per lembar lebih tinggi.
Semoga istilah-istilah tersebut dapat membantu kamu memahami seluk beluk dunia investasi lebih baik lagi.